Diakui atau tidak sampai saat ini kita masih
banyak mengacu pada konsep desain kurikulum yang dibawa dari barat. Mereka
dianggap lebih cerdas dan cepat dalam membaca peluang yang berkembang sehingga
melahirkan inovasi-inovasi baru sebagai terobosan dalam bidang pendidikan.
Sementara kita masih berkutat dalam proses mencari konsep kurikulum mana mana
yang dianggap tepat dan relevan. Sering kali kurikulum mengalami perubahan,
akan tetapi outcome-nya masih jauh dari harapan, bahkan sebagian ahli
mengatakan pendidikan kita dianggap gagal.
Konsep desain pengembangan
kurikulum yang penulis sajikan merupakan bagian kecil dari sekian banyak konsep
yang berkembang saat ini. Hal ini dimaksudkan sebagai bahan perbandiangan dan
kajian bagi kita untuk senantiasa terus mengadakan inovasi dalam mengejar
ketertinggalan terutama dalam bidang pendidikan.
Proses perekayasaan kurikulum
yang dilaksanakan berlangsung melalui tiga tahapan proses, yaitu konstruksi
kurikulum, pengembangan kurikulum, dan implementasi kurikulum. Konstruksi
kurikulum adalah proses pembuatn keputusan yang membutuhkan hakikat dan
rancangan kurikulum. Pengembangan kurikulum adalah prosedur pelaksanaan
pembuatan konstruksi dan implementasi dan implementasi kurikulum adalah proses
pelaksanaan kurikulum yang dihasilkan oleh konstruksi dan pengembangan
kurikulum. Ketiga proses itu harus dapat dilaksanakan secara bersamaan.
Ciri-ciri kurikulum pendidikan islam Menurut al-Shaibani
sebagaimana yang dikutip oleh Anin Nurhayati, dalam bukunya “Kurikulum Inovasi”
, dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Kurikulum pendidikan islam harus
mewujudkan tujuan pendidikannya, materi pelajarannya. Untuk pelajaran
agama dan akhlak harus diambil dari al-qur’an dan Hadist serta
contoh-contoh suri tauladan dari tokoh-tokoh terdahulu yang baik.
b. Kurikulum pendidikan islam sangat
memperhatikan pengembangan menyeluruh tentang aspek pribadi siswa, yaitu dari
itelektual, psikologis, sosila dan spitritual. Untuk pengembangan menyeluruh
ini, kurikulum harus degnan tujuan pembinaan pada setiap aspek tersebut. Untuk
para peserta didik harus diajarkan berbagai ilmu pengetahua.
c.
Kurikulum
pendidikan islam harus memperhatikan keseimbangan antara pribadi dan
masyarakat, dunia dan akhirat, jasmani, akal dan rohani manusia. Keseimbangan
itu tentunya bersifat relatif karena tidak dapat di ukur secara obyektif
d.
Kurikulum pndidikan islam juga
memperhatikan seni halus, yaiut seni ukir, pahat, tulis indah, gambar dan
sejenisnya. Selain itu harua memperharikan pendidikan jasmani, lahtihan
militer, teknik ketrampilan, latihan kejuruan, pertukangan dan bahaa asing.
Semuanya berdasarkan bakat dan minat.
e.
Kurikulum islam juga memperhatikan
perbedaan-perbedaan kebudayaan di tengah masyarakat, bail itu kaitannya degnan
kebutuhan dan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, keluwesan, seta emneria
perkembangan dan perubahan. Kurikulum pendidikan islam juga memiliki
keserasian dengan kdsesuaian perubahan zaman.
DAFTAR PUSTAKA:
Tilaar, H.A.R.
(1994). MANAJEMEN PENDIDIKAN NASIONAL. Kajian
pendidikan masa depan.Bandung:Remaja Rosdakarya.
Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan, Kurikulum GBPP Pendidikan Agama Islam, Jakarta,
1995.
Faudiddin, dkk, Pengembangan dan Inofasi Kurikulum, Jakarta: Dirjen Binbaga Islam, 1994.
Hasan Basri, Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Muslam, Pengembangan Kurikulum MI/PAI SD, Semarang, Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Keislaman, 2006.
Mansyur, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Dirjen Binbaga Islam Depag RI,1995.
Nana Syaudih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek, Bandung: Rosdakarya, 2007.
Faudiddin, dkk, Pengembangan dan Inofasi Kurikulum, Jakarta: Dirjen Binbaga Islam, 1994.
Hasan Basri, Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Muslam, Pengembangan Kurikulum MI/PAI SD, Semarang, Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Keislaman, 2006.
Mansyur, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Dirjen Binbaga Islam Depag RI,1995.
Nana Syaudih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek, Bandung: Rosdakarya, 2007.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar